FIRST LOVE ♥

Teng .. Teng .. Teng ...

Bunyi bel SMA Pelita yang menandakan udah waktunya buat masuk kelas dan otomatis aja itu tandanya harus belajar , belajar, belajar!


Bella , cewek yang dibilang populer juga engga terlalu di sekolah. Tapi cukup untuk dikenal! Hal itu dikarenakan dia itu ketua osis, cantik, rame, pintar. Di bilang pintar mungkin karena dia masuk kelas XI IPA1.


Kevin , cowok yang jauh banget sama yang namanya populer, bahkan dikenal aja itu suatu hal yang langka mungkin. Dia anak XI IPA1 juga, stay cool, ngmong cuma seperlunya aja, dan dia menjauhkan dirinya banget sama yang namanya kegiatan sekolah.


Terlalu berlawanan banget sifat dan pembawaan diri antara Bella dan Kevin. Tapi hal ini yang membuat mereka berdua selalu mengenang hal ini dan sambil menunggu suatu hari besar yang akan merubah hidup mereka selamanya.


**
" Eh guys, perhatian sebentar yaaaaaa. Kita semua disuruh ke Lab.Kimia sekarang! Jangan lupa bawa perlengkapan kalian." kata seorang siswi di XI IPA1.
" Ayo bro, kayaknya setiap ke Lab loe selalu ga semangat gitu mukanya." tanya Harry kepada Kevin.
" Ahh engga kok, gue ga males. Cuma gue males aja ngeliat gurunya. Hahahahaha" balas Kevin

**
" Baikalah anak-anak, silahkan dimulai prakteknya. Jangan sampai terjadi kesalahan, karena akan menyusahkan diri kalian sendiri." perintah Pak Edward , beliau adalah seorang guru Kimia yang baik, dan otomatis pintar tapi Kevin selalu malas dengan dia karena menurut Kevin wajah Pak Edward tidak menyenangkan. Aneh bukan ?
" Aduh! Gue lupa lagi rumus buat hitung zat yang di encerin. Loe ada catatan ga Har ? " tanya Kevin
" Lah, nanya catatan ke gue. Salah alamat loe Vin! " balas Harry sambil tertawa.
" Yaaelaaah, ini yang lain ga ada catatan juga ? " tanya Kevin sambil panik.
" ENGGA ADA KEVIN!! " teriak teman-teman satu kelompoknya.
" Hush, ini lab bukan pasar! Jaga ketenangan dan fokus ke praktek kalian! " marah Pak Edward

Selama tidak ada catatan maka mereka tidak akan bisa menyelesaikan praktek mereka dan itu sama saja cari gara-gara sama Pak Edward. Tapi harus pinjem ke siapaaa ? Semua pada sibuk kerjain praktek dan pura-pura ga dengar setiap dipanggil. Tapi tiba-tiba ...

" Eh Vin, gimana nih kerjaan kita ? " tanya Harry
" Ga tau deh gue. Kena hukum aja deh ini " jawab Kevin dengan pasrah
" Vin, gue tau siapa orang yang bisa lu pinjemin catatan! Dan gue yakin cuma dia yang bisa bantu kita. "
" Siapa emang ? " tanya Kevin
" BELLA! Cuma dia yang catatannya tuh lengkap banget, kayaknya sih melebihi ilmuwan Einstein"
" BELLA ? Eh gila aja men, gue ga pernah ngmong sama dia. Sekarang tiba-tiba gue datang gitu ke dia cuma buat pinjam catatan ? Engga deh yaaa! " balas Kevin
" Demi tugas bro, ya itung-itung elo sekalian lengkapin tuh catatan ambulradul elo! " balas Harry

10 menit kemudian ..

" Ehem! Bella .. " panggil Kevin
" Iya ? " jawab Bella tetapi tetap sibuk dengan perhitungan rumus-rumusnya tanpa menoleh.
" Gue boleh minjem catatan elo ga ? Soalnya katanya catatan elo paling lengkap. Tanpa catatan gue ga bisa selesaiin nih praktek. " tanya Kevin
" Nih, pake aja! Asal jangan ada yang robek ya " jawab Bella sambil memberi catatannya dan tetap tidak menoleh.
" Makasih! " ucap Kevin.

" Gimana vin ? dapat catatannya ? " tanya Harry
" Dapat kok nih! Gilaaa ya tuh cewek minjemin catatan tanpa liat muka gue! " 
" Ya bodo amat deh ah, yang penting praktek kita selesai! " 

**
Semenjak hari itu Kevin dan Bella sering berkomunikasi walaupun hanya melalui pinjam catatan. Tapi, entah kenapa Kevin merasakan sesuatu yang lain saat melihat Bella.

" Kapan ya gue bisa pulang bareng Bella ? Apa gue berani ngajak dia pulang ? Jagoan banget gue berani ngajak pulang cewek cuek tapi banyak ditaksir, bisa bonyok ntar muka gue! Hmm, apa gue langsung minta jadi pacar aja kali ya ?! Arrrghhhh! Stupid Man! "
" Kevin!! " teriak Pak Edward.
" Eh iyaa pak ? kenapa sama saya ? " jawab Kevin dengan tersentak.
" Kamu melamun saja! Apa yang kamu pikirkan! Saya sedang bertanya sama kamu!!! " balas Pak Edward sengit.
" Maaf pak, bisa diulangi lagi pertanyaannya? " jawab Kevin dengan cuek.

**
" Gue perhatiin Bro, belakangan ini lu sering banget ga fokus sama pelajaran. Dan akhirnya lu cuma bisa minjem catatan orang alias punya Bella. Ada apa sih sama lo? " tanya Harry.
" Aduh Har, gue juga bingung jelasinnya gimana. Gue juga ngerasa diri gue belakangan ini aneh." 
" Hmm, jangan-jangan lo suka ya sama Bella? Hahahahaha! " ledek Harry
" Ahhh apaan sih lo! Jangan sok tau lah, asal ambil kesimpulan aja." tukas Kevin
" Hahahaha, yaa kan gue ga tau. Abis semenjak di Lab Kimia itu lu jadi sering banget pinjem catatan gitu ke Bella. Dulu mana lu anggap tuh cewek ada, kalo emang suka langsung bilang aja vin! Sebelum diambil orang, dia banyak fans-nya loh. Gue tunggu ya Bro kabar lo jadian! Hihihihihi. " 
" Ahhh gaya lo udah kayak guru BP! Hahaha " ledek Kevin.

" Bener juga nih kata si Harry, tapi apa gue punya cukup keberanian ngajak tuh cewek jalan ? Sebelum diajak orang lain, kenapa engga gue duluan ?! "

**
Entah kenapa hari itu ruang kelas XI IPA1 bisa masuk katagori sepi, udah kayak tau aja kalo ......

" Bella... "
" Eh Kevin, kenapa ? Mau balikin catatan ya ? Apa mau pinjam catatan yang kemaren ? " tanya Bella tanpa basa-basi.
" Eh engga, ini cuma mau balikin aja kok sekalian mau .... "
" Mau apa ? "
" Ntar malem ada waktu ga ? Di deket rumah Harry ada cafe baru, katanya sih enak tapi belom sempet coba ditambah ga ada temen. Harry sibuk terus sih. Yaa sekalian rayain Natal bareng gitu. Hehehehe " jawab Kevin dengan buru-buru akibat terlalu grogi.
" Hahahahaha, boleh. " jawab Bella sambil tersenyum.
" Ahh ? ohh ya udah nanti malem gue jemput ya " balas Kevin setengah ga percaya.
" Nanti Bella tulisin alamat rumahnya ya. Kan Kevin engga tau " Bella tertawa kecil.
" Ohh iyaa iyaa, sekarang aja tulisnya bisa kan ya ? " tukas Kevin tidak sabar.

**
" Tempatnya bagus vin, makasih ya buat traktirannya di malam natal. Hahahaha " ledek Bella
" Ahh iya sama-sama. Harusnya gue lagi yang bilang makasih loe ga nolak ajakan gue. Hahaha." balas Kevin
" Hahahaha, kita mau balik jam berapa ? Kayaknya udah mau hujan nih." terawang Bella
" Sekarang aja deh yuk, nanti loe dicariin ortu lagi. Ntar disangka gue culik anaknya. Hahahaha! Eh, tapi tunggu ada yang gue lupa! "
" Apa Vin ? " tanya Bella
" Belom bayar, Hahahaha! "

**
Tanggal 25 Desember 2000, hari pertama kali dimana Kevin dan Bella bisa ngbrol banyak hal tanpa harus cari alasan minjem catatan atau balikin catatan.

" Bella, ada yang mau omongin deh nih sama loe." 
" Omongin apa ? Pinjem catatan ? Bella ambilin dulu ya. "
" Tunggu! Ini bukan soal catatan, tapi soal gue. " jawab Kevin sambil memegang tangan Bella.
" Maksudnya? " tanya Bella dengan wajah bingung.
" Semenjak gue pinjem catatan loe di Lab. Kimia, entah kenapa gue merasa ada yang aneh sama diri gue. Kevin selalu mau pinjam catatan Bella, walaupun sebenarnya belom tentu Kevin tulis. Gue merasa loe beda dari yang lain, loe merubah gue yang cuek ga menjadi cuek terutama tentang loe. Mungkin gue ga bisa ngomong hal ini dengan suasana romantis atau dengan kata-kata indah tapi intinya gue merasa nyaman dekat loe. Apa Bella mau jadi pacar Kevin ? " tanya Kevin dengan perasaan yang ga karuan, mau kabur tapi ga bisa, mau natap muka Bella tapi ga berani. Ga terasa tangan Kevin dingin seperti es. TIba-tiba saja ...
" Bella, maksudnya ini apa ? Kevin ga ngerti. " 
" Bella juga suka kok sama Kevin semenjak Bella liat kamu, dan Bella mau jadi pacar kamu! " bisik Bella yang masih memeluk Kevin.
" Kamu serius?! "
" Iyaa sayang, aku serius! " jawab Bella sambil tertawa bahagia.
" Aku sayang kamu Bella " balas Kevin dengan haru.

**
25 Desember 2008

" Kamu inget malam itu kamu nangis? Jujur aku mau ketawa kalo inget! Hahaha " 
" Itu terharu, bukan nangis! Yang penting aku ga ditolak, Hahaha " balas Kevin.
" Ga terasa kejadian itu udah 8 tahun berlalu ya " ucap Bella.
" Iyaa, sekarang status kita bukan pacaran lagi. " balas Kevin sambil menatap Bella dengan tersenyum.

Tak ada yang bisa memisahkan kita, waktu pun takkan tega. Kau dan Aku bersama, selamaanyaaaa ♥


TAMAT

















Comments

Popular posts from this blog

BIOGRAFI : ADHI TIRTA WISATA (CHAIRMAN PT. PANORAMA TOURS INDONESIA)

EFFORT?!

Final Chapter ~